Sedikit Info Seputar
Zakir Naik Jelaskan Makna Aulia dalam Surah Al-Maidah 51
Terbaru 2017
- Hay gaes kali ini team Best Games Download For Android , kali ini akan membahas artikel dengan judul Zakir Naik Jelaskan Makna Aulia dalam Surah Al-Maidah 51, kami selaku Team Best Games Download For Android telah mempersiapkan artikel ini untuk sobat sobat yang menyukai Best Games Download For Android . semoga isi postingan tentang
Artikel Berita,
Artikel Islam,
Artikel Kabar,
Artikel Muslim,
Artikel Terkini, yang saya posting kali ini dapat dipahami dengan mudah serta memberi manfa'at bagi kalian semua, walaupun tidak sempurna setidaknya artikel kami memberi sedikit informasi kepada kalian semua. ok langsung simak aja sob
Judul:
Berbagi Info Seputar
Zakir Naik Jelaskan Makna Aulia dalam Surah Al-Maidah 51
Terbaru
link: Zakir Naik Jelaskan Makna Aulia dalam Surah Al-Maidah 51
Berbagi Zakir Naik Jelaskan Makna Aulia dalam Surah Al-Maidah 51 Terbaru dan Terlengkap 2017
Dr Zakir Naik memulai serangkaian kegiatannya di Indonesia. Di awali dengan bertemu Ketua MPR dan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhir pekan lalu.
Usai bertemu pimpinan MUI di gedung MUI, Jakarta, dokter asal India yang kemudian memilih jalan hidup sebagai pendakwah ini memberikan kesempatan untuk bertanya jawab dengan wartawan. Salah satu hal yang ditanyakan kepada Zakir Naik mengenai tafsir surah al-Maidah ayat 51 dan pengertian 'aulia' sebagaimana disebut dalam surah itu.
Surah al-Maidah 51 ramai dibicarakan dalam konteks Pilkada Jakarta dalam waktu belakangan ini. "Yang dilarang oleh surah al-Maidah ayat 51 adalah menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai aulia," ujar Zakir Naik menjelaskan tafsir surah itu baru-baru ini.
Zakir Naik lalu menjelaskan, kata aulia pada ayat itu bermakna teman setia, pelindung, dan juga pemimpin. Pesan yang ingin disampaikan surah al-Maidah adalah bukan sekadar soal larangan menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin umat Islam. Tetapi, juga larangan menjadikan mereka sebagai teman setia dan pelindung.
"Jadi, aulia bisa diartikan sebagai pemimpin, tapi bukan satu-satunya makna dari kata itu," katanya.
Jika umat Islam dihadapkan pada dua pilihan antara memilih pemimpin Muslim atau pemimpin non-Muslim, Zakir Naik mengatakan, pilihan yang lebih baik tentu saja adalah memilih pemimpin yang seiman. Namun, ia mengingatkan kepada umat Islam agar selalu berlaku adil terhadap orang-orang non-Muslim.
"Selama mereka (orang-orang non-Muslim) tidak mengusir kita (umat Islam) dari rumah, maka kita harus berbuat adil kepada mereka. Itu perintah Allah SWT yang disebutkan dalam Alquran," ujarnya.
Zakir mengatakan, Allah SWT juga memerintahkan kepada kaum Muslim untuk berbuat baik dengan sesama manusia, termasuk non-Muslim. "Bahkan, di negara saya, India, sebagian besar masyarakat non-Muslim mencintai saya. Yang membenci saya justru para pemimpin politik di sana," ujarnya.
Jika artikel ini bermanfaat, bagikan ke orang terdekatmu. Bagikan informasi bermanfaat juga termasuk amal ho.... Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @Tahukah.Anda.News